Rombongan Kecamatan Mandau

SUNGAI PAKNING (Riaulantang)– Pada pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-43 Tingkat Kabupaten Bengkalis, kafilah Kecamatan Bukit Batu menurunkan kekuatan 1.000 orang, tampil percaya diri.

Meskipun berada pada urutan nomor 10, namun kafilah yang mengusun motto “Negeri Islami Junjungan Budaya” tampak semangat untuk menyemarakan dan mensi’arkan pawai taaruf MTQ tingkat Kabupaten Bengkalis.

Barisan diawali mobil hias nuansa Islami dan budaya Melayu. Kemudian diikuti atraksi grup drum dand dengan musik dan lagu yang bernafaskan Islam.

Selanjutnya, pada barisan ketiga, barisan putra putri cantik jelita dengan aneka pakaian adat diawali dengan penampilan pakaian adat Melayu dengan semangatnya “Takkan Melayu Hilang di Bumi.

Setelah barisan pakaian adat Melayu, diikuti pakaian adat nusantara lainnya melambangkan masyarakat Mandau yang bersifat heterogen, namun tetap terjalin semangat kebersamaan dan saling menghargai dengan semboyannya “Dimana Bumi di Pijak di Situ Langit Dijunjung”

Selanjutnya rombongan qori/qoriah dan official kafilah Kecamatan Mandau sebanyak 44 orang. Mereka siap berjuang secara sportif menjadi yang terbaik di arena MTQ ke-43 tingkat Kabupaten Bengkalis tahuun 2018 di Kecamatan Bukit Batu.

Pada barisan berikutnya, rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dengan mengenakan pakaian Melayu warna merah jambu tua Camat Mandau, Riki Rihardi, Danramil Mandau, Kapten Inf. Y. Mendrofa, Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo SIK, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Mandau, Masdaruddin, Ketua LAMR sekaligus Plt. Ketua LPTQ Kecamatan Mandau, H. Zulfikar Indra, Ketua MUI Kecamatan Mandau, H. Zulkifli Janain, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Mandau, Dewi Asnidar.

Setelah rombongan unsur Forkopimcam diikuti barisan kepala desa/lurah dan Ketua Tim Penggerak PKK desa/kelurahan serta Kepala UPT se-Kecamatan Mandau. Dengan mengenakan pakaian Melayu warna merah jambu tua, rombongan ini tampil semangat dan penuh percaya ini.

Di belakangan, kepala desa/lurah dan tim penggerak PKK, rombongan pengurus LAMR Kecamatan Mandau yang didahuliakan selangkah ditinggikan seranting, selalu berupaya melestarikan adat istiadat dan budaya Melayu. Sebagai payung panji dan mengayomi suku-suku lainnya yang ada di Kecamatan Mandau, tekad mereka sudah bulat, ikut berjuang dan turut mendukung visi misi Kabupaten Bengkalis yaiu sebagai model negeri maju dan makmur di Indonesia.

Kemudian rombongan BKMT Kecamatan Mandau yang sudah berkiprah selama 18 tahun. Saat ini jumlah anggota BKMT Kecamatan Mandau mencapai 10.000 orang. Mereka terdiri jamaah masjid dan mushalla di Kecamatan Mandau.

Kegiatan rutinnya melaksanakan wirid bulanan antar Masjid, BKMT gencar (gerakan cinta Al Quran), BKMT Getar (Gerakan Tadabur Al Quran), BKMT Zikir (Zikir Akbar), BKMT Yasin dilakukan oleh Jamaah pertama.

Rombongan ibu-ibu Aisiyah Duri dengan tekad mereka memajukan pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat dibawah pimpinan Zuriaty. Barisan ini berjumlah 54 orang yang terdiri dari pimpinan cabang, pimpinan rantring, Naudyiatul Asyiah dan Ikatan Guru Bustanul Adfal.

Sejenak tamu undangan dihibur penampilan grup kompang yang senantiasa berupaya melestarikan khasanah budaya Melayu.

Pada barisan berikutnya, ibu-ibu lansia Kecamatan Mandau, pimpinan Iin Arfin. Usia bukanlah kendala bagi mereka untuk beraktifitas. “Bahagia dunia dan akhirat” adalah tujuan hidup mereka.

Di belakangnya ibu-ibu kader Posyandu Balita desa dan kelurahan se-Kecamatan Mandau yang bercita-cita mewujudkan balita Mandau yang sehat dan ceria.

Setelah itu, barisan ibu-ibu pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan di bawah pimpinan Dewi Asdinar. Dengan berbagai prestasi yang mereka peroleh baik tingkat kabupaten, provinsi dan siap untuk melaju ke tingkat nasional, diantaranya lomba menu B2SA, menu serba ikanm penyuluhan kader dan lainnya. Tekad
mereka adalah terwujudnya keluarga yang bagia dan sejahtera.

Berikutnya rombongan perwakilan ketua RT, ketua RW se- Kecamatan Mandau, diikuti Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Mandau, Korwilcam dan K3S.

Dibelakang mereka adalah pegawai ASN, honorer Kecamtan Mandau dan pegawai ASN, honorer kelurahan se-Kecamatan Mandau yang terus berupaya memberikanpelayanan yang lebih baik untuk masyarakat Kecamatan Mandau. Tahun ini juga dinobatkan sebagai terbaik I evakuasi kinerja kecamatan tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2018 yang juga tengah bersiap-siap melaju ke tingkat provinsi.

Rombongan besar ini juga dikawal oleh ambulance Puskesmas dibawah pimpinan Ema Rayanis.(susi)