DURI (Riaulantang)- Tiga petugas Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Mandau tak menduga bakal menjadi amuk orang gila (Orgil) saat mengantar bantuan ke Jalan Cendrawasih, Kelurahan Babusallam, Selasa siang (06/06/17). Ketiganya masing-masing Fuji Astuti, Yos Gunawan, Dian ketakutan bersembunyi didalam rumah orang tua Orgil itu. Naas motor yang parkir dihalaman menjadi sasaran amuk. Motor itu pun hancur bagian depannya.

“Kami antarkan Bantuan PKH karena ibunya penerima bantuan PKH. Sampai di sana, dia (orgil-red) tengah duduk diluar. Kami langsung masuk menemui ibunya,” cerita Puji yang mengaku ketakutan dan terpaksa bersembunyi di dalam kamar menjauhi jendela kaca.

Diceritakan Puji, ketika itu Orgil yang belakangan diketahui bernama Afdal itu masih belum menunjukkan gelagat mengamuk. Dia hanya bolak balik dari halaman ke depan rumah. Tiba-tiba dia datang membawa kayu dan mendobrak pintu rumah.

“Pintu didobrak tapi ditahan Yos dan ibunya. Akhirnya dia ngamuk menghancurkan motor kami yang parkir di depan,” jelas Puji lagi.

Melihat amuk Orgil itu, ketiga petugas PKH jelas ketakutan. Puji bersembunyi di dalam kamar, Dian coba kabur melalui pintu belakang dan mencari bantuan dengan menghubungi  satpol PP Mandau.

Tak menunggu lama, lima petugas satpol PP turun ke lapangan. Orgil itu pun diamankan dan dibawa ke kantor satpol untuk kemudian di bawa ke RSJ Pekanbaru.

“Tiga motor hancur, 2 milik petugas PKH, satu milik orang tuanya. Rencananya dia kita bawa ke RSJ Pekanbaru,’ ujar Kasi Trantib, Maspuri.

Sementara itu dua motor yang dirusak masing-masing milik Puji Honda Beat BM 3876 EL dan Honda Vario BM 5202 DG milik Yos. Keduanya terpaksa menanggung kerugian akibat amuk Orgil itu. (Susi)