PEKANBARU (Riau Lantang) – Anggota DPRD Riau Riau dari Fraksi PartaiAmanat Nasional (PAN) Bagus Santoso merasa miris dengan abrasi yangterjadi dikawasan pesisir Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis danKepulauan Meranti. Ia mendesak supaya ada rumusan bersama antarapemerintah pusat, provinsi Riau dan kabupaten Bengkalis serta Merantidalam penanganan abrasi.
            Dikatakannya bahwa penanganan abrasi harus dilakukansecara kolektif, pemerintah pusat harus terlibat secara pro aktifdengan mengucurkan anggaran melalui APBN, dengan system sharing budgetyang juga melibatkan kabupaten terkena dampak abrasi. Disebutkannyasaat reses ke kabupaten Bengkalis bersama dosen dari Universitas Riaubelum lama ini, sejumah kawasan terdampak abrasi kondisinyamengkhawatirkan.
            “Kalau penanganan tidak dilakukan secepatnya, pulau-pulauseperti Bengkalis, Rupat, Tebing Tinggi, Rangsang dan Pulau Merbu itudalam beberapa puluh tahun kedepan akan tenggelam. Masyarakat disanamengatakan bahwa laju abrasi mencapai 5-10 meter pertahun sepanjanggaris pantai dan itu sudah membahayakan,”papar Bagus.
            Anggota Komisi II DPRD Riau itu juga mengemukakan bahwakalau tidak dilakukan penanganan secara kolektif seperti membangunturap pemecah gelombang, alamat masyarakat juga akan menjadi korbandimana lahan perkebunan dan perumahan mereka amblas kelaut akibatgerusan abrasi. Selain itu luas wilayah NKRI juga akan berkurangkarena negara jiran terus melakukan penimbunan, sementara daratan kitaditenggelamkan gelombang pasang.
            Dipaparkan Bagus, pulau-pulau di kawasan pesisir merupakangarda terdepan NKRI diwilayah pesisir timur Sumatera yang berbatasanlangsung dengan Selat Melaka. Kalau pulau-pulau terluar itu tidakdiperhtikan khususnya soal abrasi, otomatis wilayah atau kedaulatanNKRI juga ikut tergerus dan bisa suatu waktu tenggelam.
            “Jangan sampai pulau-pulau di kawasan pesisir tersebut 50atau 100 tahun mendatang hanya tinggal cerita karena sudah tenggelamditerjang abrasi, akibat minimnya perhatian dari pemerintah,terutamapemerintah pussat. Harus ada win-win solution dan konsep secarakomprehensif dalam penanganan abrasi di kawasan pesisir yang dilakukansecara kolektif,”saran Bagus.(afa)