RokanHulu (Riaulantang)- Sekitar seribuan warga Desa Sialang Jaya, mendatangi Kantor Camat Rambah kabupaten Rokan Hulu,, Senin (29/08/2022). Kedatangan warga ini ingin meminta penjelasan Camat terkait dugaan kasus perselingkungan Mantan Kades, Yu, empat bulan lalu.
Tokoh agama Sialang Jaya, Ustad Jamhur Pohan yang juga pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Desa Sialang Jaya kepada awak media menyampaikan bahwa kedatangan masyarakat ini wujud dari rasa prihatin atas kasus Mantan Kades Sialang Jaya, empat bulan Lalu,Yuherman Daulay.
“Kami datang terkait adanya pemanggilan beberapa tokoh kami. Karena kami menilai kasus ini cukup bertele-tele. Karena kami sudah sampaikan aspirasi masyarakat kami telah ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sialang Jaya, ‘kata Ustad Jamhur.
Dikatakan beberapa tokoh masyarakat Sialang Jaya hanya ingin tahu dengan jelas terkait pemeriksaan beberapa tokoh masyarakat yang telah terganggu atas dugaan perbuatan yang terjadi di desa Sialang Jaya tersebut.
“Oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu supaya dapat memenuhi permintaan kami atas nama warga Sialang jaya dan supaya kami bisa memilih kembali Pemimpin yang begitu Sempurna dan bisa membuat Warga tentram. Seperti Nama desa Sialang Jaya, “ujar Pohan.
Ditempat yang sama, tokoh agama Sialang Jaya Ustad Bisman S,Ag, menyatakan masyarakat Sialang Jaya mengharapkan perpanjang jabatan Kades Sialang Jaya tidak lagi disangkutkan dengan mantan Kades lama.
“Jangan ada lagi pengaktifan kembali. Kami tidak mau, Kades yang sudah di berhentikan tersebut akan aktif lagi,” ungkap Ustad.
Karena kata Bisman Lubis, jika Kades lama diaktifkan kembali berarti pemerintah daerah sudah membuka ruang perpecahan yang lebih luas di tengah masyarakat Sialang Jaya. Pemerintah dinilainya sudah tak lagi mempermasalahkan dugaaan kasus perzinahan sang Kades.
Sementara itu, tokoh Perempuan Sialang Jaya Maria dalam konferensi Persnya menyatakan, bahwa kaum Ibu menolak sepenuhnya atas adanya isu aktif kembali. Jika itu terjadi, maka Ibu-ibu dari majelis Ta’Lim Sialang Jaya, akan demo ke Kantor Bupati Rokan Hulu.
“Ini sudah jelas menodai nama baik Negeri Seribu Suluk. Kita mempunyai akhlak dan adat. Kami minta ke pemerintah Rokan Hulu jangan ada lagi mengaktifkan kades yang sudah mencoreng nama baik kampung Sialang Jaya ini,” pungkasnya. (Lubis)






























