Kuansing (RiauLantang) – Kadis Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi Dr. Indra Suandy
menyebut Kurasi tahap awal usulan Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2022 telah dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terhadap event pacu jalur di Kuansing.
KEN ini disusun oleh Kemenparekraf/Baparekraf. Itu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo. Terutama dalam mempertahankan jumlah lapangan kerja, dan mendorong perekonomian Indonesia.
KEN merupakan pengganti dari calender of event nasional yg dikenal dgn CoE-100
Total event daerah yang terima Kemenparekraf/Baparekraf seluruh indonesia sebanyak 317 formulir usulan. Namun, hanya 168 usulan event yang masuk ke tahap kurasi berikutnya atau tahap berikutnya.
“Kabupaten Kuantan Singingi beberapa waktu yang lalu mengusulkan event pacu jalur ke kemenparekraf melalui Dinas Pariwisata Riau. Setelah diseleksi oleh dinas pariwisata Riau , kemudian dinas pariwisata riau telah mengusulkan 10 event pariwisata, dari 10 agenda pariwisata itu yang masuk tahap awal kurasi KEN 2022 hanya 5 event pariwisata, termasuk event pacu jalur yg kita banggakan, ” Ungkap Indra, Selasa (01/03/2022)
Empat usulan lain, ungkap Dr Indra diantaranya Kenduri Riau di Pekanbaru (Juli 2022), Festival Rupat Running 10 K di Bengkalis (Oktober 2022).
Kemudian, Festival Subayang di Kampar (Mei 2022), dan Bandar Serai Festival di Pekanbaru (April 2022).
“Kemenparekraf telah melakukan kurasi tahap awal dengan memerhatikan faktor kualitas dibandingkan kuantitas, ” ungkapnya lagi.
Disampaikannya, KEN 2022 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan ekonomi kreatif di Indonesia. Adanya event parekraf ini diharapkan dapat membantu menggerakkan perekonomian nasional yang terpuruk akibat pandemi COVID-19. khususnya pada daerah dimana tempat dilaksanakan event.
Indra Suandy berharap doa dan dukungan masyarakat Kuansing agar pacu jalur dapat terlaksana tahun ini serta masuk dalam even KEN tersebut. Pihaknya juga
menghimbau masyarakat Kuansing agar patuh dan disiplin dalam melaksanakan prokes.
“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Riau dalam hal ini Dinas Pariwisata provinsi Riau untuk melengkapi dokumen maupun persyaratan yang dibutuhkan. Dinas Patiwisata Riau sebagai koordinator telah mengikuti tahapan wawancara, paparan persentasi kegiatan, sesuai dengan isian formulir event dengan didukung dokumentasi dalam bentuk foto / video pelaksanaan kegiatan,” ujar Indra Suandy.(Zul)






























