TELUK KUANTAN (RiauLantang) – Jajaran Polres Kuansing melalui Polsek Kuantan Hilir (KH) bersama Unsur Pimpinan Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, panwascam , Babinsa, Tokoh adat dan ulama, serta pemuda Kecamatan Kuantan Hilir Seberang menggelar deklarasi Anti Money Politik di Pilkada Serentak Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi Tahun 2020 di Los Pasar Desa Koto Rajo, Kamis (26/11/2020).
Turut Hadir Kapolsek Kuantan Hilir, AKP Tapip Usman SH, turut hadir Camat Kuantan Hilir Seberang, Novrion serta
Ketua PPK Kecamatan Kuantan Hilir Seberang dan Pemerintahan Desa.
Adapun isi deklarasi tersebut adalah :
1.Tolak dan lawan Money Politik dalam Pilkada Serantak Tahun 2020 yg berintegritas di Kabupaten Kuansing.
2. Mengawal Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati dari Praktek Money Politik karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan Rakyat.
3. Tidak membenarkan Money Politik sebagai sarana meraih simpati pemilih karena mencederai integritas dan kedaulatan rakyat
4. Mengajak Pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi dan misi serta program kerja para calon kepala daerah
5. Mendukung kegiatan pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap Praktek Money Politik dan Tindak Pidana Pemilihan yg dilakukan oleh lembaga Pengawas Pemilu
6. Tidak akan melakukan intimidasi kekerasan atau aktifitas dalam bentuk apapun yg dapat menggangu proses penganganan pelanggaran, tindak pidana money Politik dan Tindak Pidana Lainnya.
Kapolsek Kuantan Hilir mengatakan bahwa maksud dan tujuan deklarasi ini adalah :
1. Agar Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi Tahun 2020 dapat berjalan dengan aman dan Bebas dari Money Politik
2. Agar segala bentuk pelanggaran Pemilu terkait Money Politik tidak terjadi di wilayah Kec. Kuantan Hilir Seberang.
3. Agar Pihak Pemerintahan dan Masyarakat dapat menjunjung tinggi kejujuran dan Keamanan dalam Pemihan Bupati dan Wakil Bupati Kuantan Singingi Tahun 2020.
“Kita berharap kepada masyarakat agar menolak hal seperti ini, dan saya berharap agar money politik ini jangan dijadikan hal yang sepele di tengah-tengah masyarakat.” Pungkasnya.
Sementara Camat Kuantan Hilir Seberang, dalam sambutannya mengatakan bahwa kita yang berada disini mewakili seluruh masyarakat Kecamatan Kuantan Hilir Seberang untuk bersama menolak dan anti money politik. Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk datang dan memilih Bupati dan wakil bupati pada 9 Desember 2020 sesuai hati nurani kita.
“Mari kita sampaikan kepada keluarga, tetangga terkait Money Politik di Pilkada kuantan Singingi. Kita juga minta kepada pawascam membuat surat edaran, begitu juga kepada para ulama atau pengurus masjid untuk menyampaikan terkait anti money Politik sebelum atau sesudah pelaksanan sholat Jumat.” Pintanya.” (Zul)
























