BENGKALIS (Riaulantang) – Pemerintah Desa Airputih mengambil langkah cepat membuat surat himbauan kepada warganya yang menerima takjil dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bengkalis untuk segera melakukan Rafid tes.
Himbauan ini diberikan lantaran salah seorang anggota DWP yang membagikan takjil tersebut adalah dokter Amn (33) yang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab yang sudah dikeluarkan.
“Kita sudah membuat surat himbauan tertulis, terutama bagi warga menerima takjil dari DWP Bengkalis. Ini karena ada tenaga medis pemberi takjil positif corona hasil swab test,” jelas Kepala Desa Airputih Muhammad Syaifuddin, Sabtu (02/05/2020) malam.
Surat himbauan itu menurutnya juga sudah dikirim ke pihak RSUD Bengkalis untuk turut membantu melakukan rapid test langsung ke desa Air Putih.
“Surat permohonan Rapid test ke pihak RSUD Bengkalis itu sudah dikirimkan eabtu siang tadi. Kita minta RSUD Bengkalis segera merespon surat kita,” ungkap Kades.
Selain itu ia juga Kades menghimbau agar warga datang ke Poskesdes Airputih untuk melakukan Rafid tes.
“Kita berharap kesadaran warga untuk sukarela datang memeriksa diri. Dengan begitu diharapkan tak ada warga kita yang terpapar melakukan kontak dengan warga lainnya,” jelas Kades akrab disapa Udin ini.
Dengan surat himbauan itu juga dirinya berharap dari pihak RSUD Bengkalis juga turun untuk membantu warga di Desa Airputih untuk melakukan rafid tes. Dengan begitu warga tidak risau dengan kejadian melanda di wilayah Desa Airputih.
Sementara itu pembagian takjil DWP Bengkalis itu dilakukan di jalan Panglima Minal Bengkalis, Jum’at (01/05/2020). Ada 300 takjil gratis yang dibagikan puluhan ibu-ibu DWP, yang satu diantaranya dokter Amn yang dinyatakan positif Covid-19 selang sehari sesudah pembagian takjil itu.(evi)






























