DURI (Riaulantang) – Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menjamin ketersediaan kebutuhan bahan pokok meskipun saat ini Indonesia tengah dilanda bencana nasional pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bengkalis H Bustami HY selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Bengkalis.
H Bustami HY mengatakan selain usaha pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap memperhatikan ketersediaan pangan masyarakat.
“Kondisi ketersediaan pangan khususnya Bahan Pokok Penting (Bapokting) saat ini dalam posisi aman dan terpenuhi. Kami terus memantau di lapangan dan meminta laporan secara rutin dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis”, jelas Bustami, Kamis (09/05/2020)
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis H Indra Gunawan mengatakan, Pemerintah akan selalu memantau persediaan kebutuhan pangan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis.
“Kami akan terus melakukan pengecekan, untuk memastikan bahwa persediaan pangan untuk Kabupaten Bengkalis bisa tercukupi. Jadi masyarakat tidak perlu panik. Kami juga akan meminta pihak-pihak agen/distributor untuk menyediakan dan menyalurkan ke pengecer/toko harian,” ujar Indra Gunawan.
Lebih lanjut, Indra Gunawan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan bahan pokok.
“Kebutuhan pangan ini Insya Allah tercukupi hingga 3 bulan kedepan. Jadi kepada masyarakat kami himbau untuk berbelanja seperti biasa saja. Jangan berlebihan, dan kalau bisa berbelanja secara online saja”, tuturnya.
Kemudian, mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Bengkalis itu juga berpesan kepada para pedagang serta konsumen untuk dapat mengikuti protokol kesehatan setiap melakukan transaksi jual beli.
“Kepada pedagang diharapkan untuk menyiapkan tempat mencuci tangan di depan tokonya, dan tentunya harus menjaga jarak, minimal satu meter, serta menggunakan sarung tangan dan wajib menggunakan masker,” ungkapnya.(evi)






























