DURI (Riaulantang)- Waktu pengerjaan proyek yang hanya tinggal 4 bulan jelang berakhirnya tahun 2019, membuat bupati Bengkalis, Amril Mukminin turun tangan mengecek langsung sejumlah proyek stategis di Duri. Tak tanggung-tanggung, membawa rombongan besar sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati turun mengecek tiga proyek strategis di empat kecamatan, masing-masing Mandau, Pinggir, Tualang Muandau dan Bathin Solapan.
Kunjungan yang juga melibatkan anggota DPRD Bengkalis dan tokoh masyarakat ini dilakukan marathon dari Senin pagi (12/08/19) hingga menjelang sore tadi.
Tiga proyek yang didatangi masing-masing Jalan Lingkar Barat, Peningkatan Jalan Gajah Mada dan Duri Islamic Center (DIC).
Mengawali pengecekan, bupati memasuki Lingkar Barat dari titik masuk kelurahan Balai Raja tak berapa jauh dari Pos Polisi Balai Raja. Bupati memastikan pengerjaan proyek sesuai harapan sembari mengecek perkembangan proyek yang diharapkan bisa mengatasi kemacetan di kota Duri.
Bupati Amril pun berpesan agar rekanan bisa melaksanakan sisa waktu pengerjaan dengan sebaik-baiknya tanpa mengabaikan mutu proyek
Setelah mengecek proyek yang progresnya rigid dan hotmiknya cukup mengembirakan, Bupati Amril melanjutkan pengecekan ke proyek pengecekan Jalan Gajah Mada Duri.
Pengecekan Jalan Gajah Mada menuju batas Kecamatan Pinggir dan dilanjutkan proyek peningkatan Jalan Tasik Serai menuju batas Kecamatan Mandau cukup memakan waktu. Puluhan kilo jalan yang kondisinya sudah mulai membaik di lalui rombongan bupati. Malah jalan tanah yang sempat viral lantaran dulunya kubangan, kini sudah dirigid beton dan di lalui leluasa oleh warga.
Tiba di ujung jalan yang tembus ke dusun Bagan Benio, bupati rehat sejenak di bawah terpal biru. Bersama tokoh masyarakat, bupati duduk di kursi plastik, bupati santai makan pisang goreng sembari menerima aspirasi masyarakat di ujung Kecamatan itu.
Tak lelah menempuh puluhan kilo jalan Gajah Mada yang kondisi sudah dirigid dan hotmik itu, bupati kembali ke simpang Sebanga Duri. Ternyata kunjungan tak sampai disitu. Usai sholat zuhur di Masjid Assalam Duri, bupati melanjutkan kunjungan ke Duri Islamic Center.
Di Duri Islamic Center, pengecekan bupati berlangsung cukup lama, karena bupati ingin proyek prestisius ini tak mengecewakan umat muslim di kota Duri.
‘Alhamdulillah semua proyek yang kita cek berjalan sesuai harapan dan kita harapkan bisa tuntas sebelum akhir tahun ini agar nanti bisa dianggarkan lagi pada tahun 2020,” ujar mantan Kades Muara Basung itu.
Khusus jalan lingkar barat dan DIC bupati memberi perhatian khusus karena proyek ini sangat didambakan masyarakat Duri, apalagi proyek Jalan Lingkar yang diharapkan bisa mengatasi kemacetan kota Duri.
“Untuk jalan lingkar dari Rangau ke Kulim sudah tembus tinggal dari Balai Raja ke Petani. ini izinnya belum keluar tapi dalam pengurusan. Inshaalah besok tim berangkat ke Jakarta menindak lanjuti izin. Jika proyek ini selesai nanti akan diserahkan menjadi jalan nasional dan Jalan Hang Tuah menjadi kewenangan kita. Makanya kita harapkan doa dan dukungan seluruh masyakat agar proyek ini bisa dikerjakan secepatnya. Bagaimana pun kita risau melihat tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Duri hingga kita harap proyek ini segera terealisasi ” beber bupati Amril.
Diujung kunjungannya, bupati Amril juga berharap doa dan dukungan masyarakat Duri dan sekitarnya untuk kelancaran proyek DIC.
“Mohon doa dukungan masyakat agar proyek DIC bisa berjalan lancar . Inshaalah tiga atau empat tahun kedepan bisa difungsikan,”ujar Bupati. (susi)





























