Kepala Desa Muara Basung, Pinggir, Akhyar Mukmin saat menyampaikan usulannya di Musrenbang

PINGGIR (Riaulantang) – Tidak jauh beda dengan kecamatan lainnya, pembangunan bidang infrastruktur menjadi usulan paling dominan pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pinggir.

Berdarkan pantauan saat kegiatan musrenbang berlangsung, hari ini, Selasa, 12 Februari 2019 di Kantor Camat Pinggir, dari seluruh usulan 8 desa dan 2 kelurahan persoalan infrastruktur masih mendominasi, meliputi pembangunan, perbaikan ataupun pemeliharaan.

Sedangkan usulan prioritas lainnya adalah pelayanan sosial dasar, seperti bidang pendidikan dan kesehatan.

Kelurahan Titian Antui mengusulkan 8 program, secara garis besar program pengembangan infrastruktur pemukiman, program lingkungan sehat perumahan dan program wajib belajar dasar 9 tahun.

Kemudian, Kelurahan Balai Raja, mengusulkan 9 program prioritas, meliputi pengembangan infrastruktur pemukiman dan program peningkatan sarana prasarana kesehatan.

Lalu Desa Pinggir, mengusulkan 10 program, meliputi pengembangan infrastruktur pemukiman, pembangunan jalan dan jembatan, program lingkungan sehat perumahan dan program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun.

Sama seperti Desa Pinggir, Desa Semunai juga mengusulkan 10 program, garis besar meliputi pengembangan infrastruktur pemukiman, program lingkungan sehat, peningkatan produksi hasil peternakan dan peningkatan sarana prasarana aparatur.

Desa Muara Basung juga mengusulkan 10 program prioritas, fokus pembangunan daerah yang kini dipimpin Akhyar Mukmin ini pada pembangunan jalan dan jembatan serta pengembangan infrastruktur pemukiman.

Meskipun mengusulkan 6 program prioritas, Desa Tengganau yang fokus pembangunan pada program pengembangan infrastruktur pemukiman dan program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun ini berharap usulannya bisa diakomodir semuanya.

Desa Balai Pungut, mengusulkan 10 program, meliputi program lingkungan sehat perumahan, pengembangan perikanan tangkap, pengembangan infrastruktur pemukiman, pembangunan jalan dan jembatan, dan program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun.

Sedangkan Desa Pangkalan Libut, mengusulkan 9 prioritas, programnya adalah pengembangan infrastruktur pemukiman, program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun, pembangunan jalan dan jembatan, pengendalian dan pengamanan lalu lintas, dan peningkatan sarana prasarana kesehatan.

Kemudian, Desa Sungai Meranti, mengusulkan 10 program, meliputi program pengembangan infrastruktur pemukiman, pembangunan jalan dan jembatan.

Terakir, Desa Buluh Apo, mengusulkan 9 program, seperti pembangunan jalan dan jembatan, peningkatan sarana prasarana olah raga, peningkatan sarana kesehatan, pengembangan infrastruktur pemukiman dan program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun.(susi)