BENGKALIS (Riaulantang) – Sebanyak 612 orang Mahasiswa Baru (Maba) mengikuti Sidang Senat terbuka Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru tahun Akademik 2018/2019, pada Senin pagi 6 Agustus 2018 bertempat di Gedung Diklat jalan Kelapapati Darat Bengkalis.

Tepat pukul 09.00 WIB Rombongan senat dan Direktur Polbeng memasuki ruangan sebagai tanda dimulainya sidang senat terbuka.Ketua Sidang Senat di pimpin langsung oleh Razali dan Sekretaris Teguh Widodo beserta anggota 17 orang.

Kasmawi selaku ketua panitia penerimaan Mahasiswa baru, mengatakan pada tahun ini total pendaftar dari tiga jalur berjumlah 2358 peserta, yang diterima hanya 612 orang yang berasal dari 144 sekolah, terdiri dari Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, Kepulauan Meranti, Kabupaten Siak. Kemudian Kabupaten Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kampar, Pekanbaru, Pelalawan, Kepulauan Riau, Sumbar, Sumatera Utara, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Dari 612 orang mahasiswa baru tahun ini, untuk program Diploma III Teknik Perkapalan berjumlah 26 orang, Teknik Mesin 26 orang, Teknik Elektonika 18 orang, Teknik Sipil 50 orang, Administrasi Bisnis 61 orang, Teknik Informatika 64 orang, Bahasa Inggris Bisnis 11 orang, Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga 33 orang, dan Nautika 14 orang.

Kemudian Sarjana Terapan/DIV Teknik Mesin Produksi dan Perawatan 32 orang, Teknik Listrik 57 orang, Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan 32 orang, Rekayasa Perangkat Lunak 64 orang, Akuntansi Keuangan Publik 60 orang dan Administrasi Bisnis Internasional 64 orang.

“Selamat datang di Polbeng dan tahniah karena telah bersaing secara ketat dengan mengikuti sejumlah tahapan seleksi yang telah disiapkan oleh panitia dan kedepan dapat menyelesaikan perkuliahan tepat waktu,” ungkap Ketua Senat, Razali.

Sementara itu Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Milchan MT mengatakan sebagai satu-satunya Politeknik Negeri di Provinsi Riau dengan selogan “Competence for Compitition” yang selama ini sudah menjadi identitas Polbeng menjadi sangat relevan.

“Adik-adik akan mengalami proses pembelajaran dengan berbagai program, media dan semua fasilitas pembelajaran dikampus, untuk menjadi insan yang bermartabat, berilmu dan berakhlak mulia,” ungkap Milchan.(rls)