BENGKALIS (Riaulantang)- Sebanyak 36 pelajar tingkat SMA sederajat se-Kabupaten Bengkalis mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2019. Seleksi yang ditaja Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) ini untuk memilih 6 peserta terbaik menjadi Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional.

Seleksi digelar di Hotel Surya, Jalan Panglima Minal, Bengkalis dibuka Bupati Bengkalis diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Maryansyah Oemar, Kamis 28 Maret 2019.

Dalam sambutannya, Maryansyah Oemar mengatakan Paskibraka merupakan kumpulan dari orang orang terpilih yang diberi amanah untuk mengibarkan sang saka merah putih pada hari kemerdekaan negara Republik Indonesia, oleh karena itu, anggota yang terpilih nantinya patut bersyukur dan merasa bangga.

Selain merupakan sebuah kebanggaan, sambungnya, menjadi anggota Paskibraka juga mengandung tanggungjawab yang besar. Karena eksistensi Paskibraka, merupakan salah bentuk pembinaan generasi muda.

“Yaitu untuk menggelorakan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara, kepeloporan dan kepemimpinan, disiplin, serta berbudi pekerti luhur,” ujarnya.

Untuk itu, pejabat yang sehari-harinya bertugas sebagai Kepala Bagian Hukum ini berpesan agar peserta seleksi Paskibra tetap menjaga semangat dan kekompakan.

“Kalian adalah generasi muda pilihan dari seluruh kecamatan, jaga terus kekompakan dan semangat kalian, karena bangsa ini membutuhkan kontribusi para pemuda seperti kalian semua,” pungkasnya.

Sementara itu, disampaikan Kadis Budparpora, Anharizal, selain memilih 6 peserta terbaik untuk menjadi Paskibraka Provinsi dan Nasional, pihaknya juga akan mengambil 2 peserta sebagai cadangan.

“Kepada peserta terpilih, berkesempatan untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Riau dan Nasional. Yang akan diseleksi 11 sampai dengan 14 Mei 2019 oleh Disbudparpora Provinsi Riau di Pekanbaru,” jelasnya.

Adapun materi seleksi, ujarnya, berupa parade, samapta, PBB, psikotest, wawancara, kesenian daerah, pengetahuan umum dan kemampuan berbahasa Inggris.

Lebih rinci ke-36 pelajar yang mengikuti seleksi, utusan dari Kecamatan Bengkalis (3 putera dan 3 putri), Mandau (3 putera dan 3 putri), Bantan (1 putera dan 1 putri), Siak Kecil (1 putera dan 1 putri), Bukit Batu (2 putera dan 1 putri) dan Bandar Laksamana (1 putera dan 1 putri).

Kemudian, Pinggir (2 putera dan 2 putri), Talang Muandau (2 putera dan 1 putri), Bathin Solapan (2 putera dan 2 putri), Rupat (1 putera dan 1 putri) dan Rupat Utara (1 putera dan 1 putri. (dwi)