BENGKALIS (Riaulantang) – Meski tergolong program dan kegiatan baru, bahkan asing bagi sebagian besar warga Kota Bengkalis. Ternyata aksi Sedekah Sampah yang digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkalis, Kamis 21 Februari 2019, mendapat respon positif dari warga.

Terbukti, selama menyelusuri jalan protokol, Satuan Tugas (Satgas) DLH memperoleh sampah dari uluran warga kota (pemilik toko) lumayan banyak, yakni sekitar 150 kilogram (Kg).Jalan protokol yang menjadi sasaran Satgas DLH Sedekah Sampah, yakni Jalan Sudirman, Jalan Teuku Umar, Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani, Jalan Hang Tuah, Jalan Patimura,

“Alhamdulillah, kita mendapat respon positif dari pemilik toko. Mereka mau berbagi sampah an organik, seperti kardus, botol plastik, botol kaca, duplek, gelas kertas, kaleng minuman dan kaleng susu. Jumlahnya mencapai 150 Kg,” ungkap Sekretaris DLH Bengkalis, T Usman, Kamis 21 Februari 2019.

Selama Aksi Sedekah Sampah ada hal yang menarik yang dialami oleh Satgas DLH. Ada sebagian warga menganggap kehadiran mereka datang ke toko untuk minta sedekah uang, sehingga diberi uang Rp5.000.Setelah mendapat penjelasan dari Satgas Sedekah Sampah, akhirnya si pemberi uang Rp5.000, paham dan langsung mengganti memberikan sedekah sampah an-organik.

Sampah yang terkumpul dari Aksi Sedekah Sampah ini, langsung dibawa ke Bank Sampah untuk dijadikan nilai uang.Manfaat yang dapat dipetik dari aksi Sedekah Sampah ini, menurut T Usman sebagai sarana edukasi kepada warga, agar peduli terhadap sampah dan sekaligus, memunculkan anggapan bahwa sampah bisa bernilai ekonomis.(dwi)