dua pelaku yang ditembak mati
dua pelaku yang ditembak mati

Kepergok Damkar, Pelaku Pembakaran Polres Dharmasraya Sempat Menonton Gedung Yang dibakar, Ancam Jangan dipadamkan

DHARMASRAYA (Riaulantang)- Ditengah kobaran api yang membakar Polres Dharmasraya, team Pemadam Kebakaran langsung menunaikan tugasnya. Namun ternyata pelaku pembakaran masih berada di TKP dan menonton kebakaran itu.

Penuturan itu disampaikan salah seorang tim damkar yang enggan disebut identitasnya. Menurutnya ketika itu dia menganggap jika kebakaran tersebut  murni musibah. Entah itu karena korlesting atau lainnya, sehingga dirinya tidak begitu curiga terhadap seorang laki-laki yang duduk dikursi teras unit  perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). 

"Yang satu memakai jaket loreng  sehingga saya beranggapan yang bersangkutan adalah orang yang turut membantu memadamkan api. Sementara yang satunya lagi memakai baju warna hitam.  Artinya usai membakar, mereka turut menonton  peristiwa tersebut. Bahkan pelaku lainya sempat juga berteriak dengan mengatakan, mana Brimob, tembak saya," ucapnya menirukan ucapan atau teriakan salah seorang terduga tersebut.

Hal senada  juga diungkapkan anggoota Pemadan lainnya, saat dirinya dan anggota Pemadam kebakaran yang lain sampai di TKP ,salah seorang pelaku dengan berpakaian jaket loreng dan  dan  celana mirip kepolisian lengkap dengan sepatu PDL  mencoba mengancam sopir damkar yang baru saja datang.

"Kita sempat mendapat ancaman dari salah seorang pelaku dan melarang kita memadamkan api sambil berkata  "Jangan padamkan apinya," namun ancaman itu tidak digubris.

Terduga pelaku yang  menggunakan busur panah yang siap dilesapkan, sambil menggedor pintu truck,dan langsung membentak sopir" Turun kamu" bentak seorang tersangka." Melihat pelaku, saya dengan sigap langsung menutup pintu dan menaikan kaca mobil dan kita tetap bekerja memadamkan api. Artinya dibawah ancaman panah kita terus bekerja,"ucapnya.

 Anggota Damkar lainnya  juga mengatakan bahwa pelaku lebih menyasar pihak kepolisian yang berpakaian dinas. Hal itu terlihat dari cara pelaku melakukan perlawanan saat peringatan dari sejumlah personil kepolisian yang mengetahui keberadaan pelaku." Pelaku menggunakan tutup muka. Baku hantam terjadi tepat didepan mushalla  samping parkir mobil oprasional polres," ungkapnya.(anita)